1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Kapan Musim Kemarau 2024 di Indonesia?

Detik News
7 Mei 2024

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebagian besar wilayah Indonesia akan memasuki periode musim kemarau pada bulan Mei hingga Agustus 2024.

https://p.dw.com/p/4fZYo
kekeringan di Jawa
Foto ilustrasi kekeringan di IndonesiaFoto: Dasril Roszandi/AA/picture alliance

Menurut situs BMKG, musim kemarau adalah suatu kondisi di mana berbagai daerah mengalami kekeringan atau kekurangan air dan tidak turun hujan. Hal tersebut terjadi karena adanya gerakan angin muson timur yang melewati Indonesia.

Berikut prediksi BMKG soal musim kemarau 2024 di Indonesia.

Kapan Musim Kemarau 2024 di Indonesia?

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebagian besar wilayah Indonesia, yaitu sebanyak 63,66% Zona Musim, akan memasuki periode musim kemarau pada bulan Mei hingga Agustus 2024.

"Memasuki periode Mei, sebagian wilayah Indonesia mulai mengalami awal kemarau dan sebagian wilayah lainnya masih mengalami periode peralihan musim atau pancaroba, sehingga potensi fenomena suhu panas dan kondisi cerah di siang hari masih mendominasi cuaca secara umum di awal Mei 2024," kata Deputi Bidang Meteorologi, Guswanto di Jakarta (03/05/2024).

Sementara itu, Deputi Bidang Klimatologi, Ardhasena Sopaheluwakan menyampaikan bahwa suhu udara maksimum tertinggi di Indonesia selama sepekan terakhir tercatat terjadi di Palu 37,8°C pada 23 April lalu. Suhu udara maksimum di atas 36,5°C juga tercatat di beberapa wilayah lain, yaitu:

21 April 2024 di Medan, Sumatera utara yang mencapai 37,0°C, dan di Saumlaki, Maluku mencapai suhu maksimum sebesar 37.8°C, 23 April di Palu, Sulawesi Tengah mencapai 36,8°C.

Berdasarkan hasil pantauan jaringan pengamatan BMKG, hingga awal Mei 2024 menunjukkan bahwa baru sebanyak 8% wilayah Indonesia (56 Zona Musim atau ZOM) telah memasuki musim kemarau. Wilayah yang telah memasuki periode musim kemarau tersebut meliputi:

Sebagian Aceh,

Sebagian Sumatera Utara,

Riau bagian utara,

Sekitar Pangandaran Jawa Barat,

Sebagian Sulawesi Tengah, dan

Sebagian Maluku Utara.

Pada periode hingga satu bulan ke depan, beberapa wilayah yang akan memasuki musim kemarau adalah:

Sebagian Nusa Tenggara,

Sebagian pulau Jawa,

Sebagian pulau Sumatera,

Sebagian Sulawesi Selatan,

Sebagian Maluku, serta

Papua bagian timur dan selatan.

"Meskipun demikian, sekitar 76 % wilayah Indonesia lainnya (530 ZOM) masih berada pada periode musim hujan," katanya, dikutip dari situs BMKG, Senin (6/5/2024).

Penyebab Musim Kemarau di Indonesia

Di Indonesia, musim kemarau disebabkan oleh angin muson yang bertiup dari Benua Australia. Dalam kondisi ini, angin muson timur mera mengalami musim kemarau.

Pada musim kemarau, curah hujan perbulan di bawah 60 mm perbulan (atau 20 mm perdasarian) selama 3 dasarian berturut-turut. Musim kemarau terjadi karena adanya gerakan angin muson timur yang melewati Indonesia.

Baca artikel Detik News

Selengkapnya: "Kapan Musim Kemarau 2024 di Indonesia? Begini Prediksi BMKG". hp