1. Isi
  2. Navigasi
  3. Artikel lainnya
  4. Metanavigasi
  5. Cari
  6. Pilih satu dari 30 bahasa


 

Politik dan Ekonomi | 23.07.2010

Rencana Kerjasama AS dan Kopassus Tuai Kritikan

 

Sejumlah kelompok hal asasi di Indonesia menganggap, banyak hal mendasar yang belum dilakukan TNI, terutama terkait pelanggaran HAM masa lalu.

 

Amerika Serikat ingin membuka kembali kerjasama militer secara bertahap dengan Komando Pasukan Khusus TNI, Kopassus. Hubungan ini dihentikan sejak tahun 1998 karena tuduhan pelanggaran HAM yang dilakukan pasukan elit itu di Indonesia dan Timor-Timur. Sekarang, TNI dinilai telah sukses melakukan reformasi.

Tapi sejumlah kelompok hal asasi di Indonesia menganggap, banyak hal mendasar yang belum dilakukan TNI, terutama terkait pelanggaran HAM masa lalu yang dilakukan para jenderal.

Interview DW bersama program lembaga pemantau HAM, Imparsial,  Al Araf.

Zaki Amrullah

Editor: Hendra Pasuhuk

 
 

Feedback »Kirim »Cetak »

Topik berita lainnya